Penawaran Pelatihan RRT kuarter terakhir tahun 2016

Untuk Informasi yang Lebih Lanjut Bisa di Download pada Link dibawah ini :

1. manuals-for-participants

2. persyaratan-beasiswa-kuarter-4-pemerintah-republik-rakyat-tiongkok

3. b-18394-tawaran-beasiswa-rrt


ShareDigg thisShare on FacebookShare on Google+Share on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponTweet about this on Twitter

Indonesia Quality Expo 2016

BSN mempersembahkan Indonesia Quality Expo ke-4, info selengkapnya sila kunjungi tautan berikut:

http://www.bsn.go,id


ShareDigg thisShare on FacebookShare on Google+Share on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponTweet about this on Twitter

Beasiswa KOICA (Korea International Cooperation Agency)

KOICA

“Korea International Cooperation Agency”

KOICA Master’s Degree Scholarship Programs 2016:

Hankyong National University in Integrated Chemical and Environmental Technology

(December 29, 2016-August 13, 2018)- Revision

 

Deskripsi umum program beasiswa KOICHA 2016:

 

  1. Kualifikasi calon peserta:
    • Bekerja di sektor pemerintahan (Kementerian Perindustrian, Kementerian Pertanian, dll)
    • Sarjana Teknik dan/atau tingkat yang lebih tinggi dari institusi yang telah terakreditasi (CHEM= Chemical Engineering, ME= Mechanical Engineering, EE= Environment Engineering, BT= Bio Technology).
    • Memiliki kemampuan berbicara dan menulis bahasa inggris yang baik agar dapat berhasil dalam lingkungan akademik tingkat graduate dan memiliki kondisi mental dan kesehatan yang baik.
    • Tidak memiliki pengalaman pelatihan dari pihak KOICA sebelumnya.
    • Diharapkan dapat bekerja dibidang yang terkait paling tidak satu tahun setelah kelulusan.
    • Pegawai dari sektor swasta tidak diperhitungkan, akan tetapi jika bekerja di NGO atau organisasi PBB, dapat mendaftar dengan kondisi berhasil mendapatkan rekomendasi dari badan pemerintah yang memiliki kepentingan pada sektor yang dimaksud.
  2. Penutupan pendaftaran terkahir untuk program ini adalalah 14 Oktober, 2016.
  3. Durasi program adalah dari 29 Desember 2016- 13 Agustus 2018.
  4. Alamat kantor perwakilan KOICA di Indonesia adalah di Synthesis Square Tower 2, lantai 6, Jl. Gatot Subroto Kav. 64, No. 177A Jakarta Selatan. 12870. Telfon 62-21-8379-0521-2 , Fax 62-21-8379-0525-6, Email rodroddle@koica.go.kr

Sila unduh info selengkapnya pada tautan berikut:

brosur-program-beasiswa-koica

beasiswa-koica-master-degree-hankyong-national-university

 


ShareDigg thisShare on FacebookShare on Google+Share on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponTweet about this on Twitter

Undangan Forum Koordinasi & Sosialisasi Nasional STP

Perguruan Tinggi (PT) merupakan source of science technology and innovation  sekaligus agen pembangunan dan perubahan yang berperan serta dalalm peningkatan kualitas, untuk selanjutnya dapat dibaca disini

Terima kasih


ShareDigg thisShare on FacebookShare on Google+Share on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponTweet about this on Twitter

Minim Sarjana Bekerja di Sektor Pertanian

Alumni Fakultas Hukum UGM yang kini menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengajak mahasiswa untuk terus berinovasi dalam sesi Inspiring Person: Lebih Dekat dengan Ganjar Pranowo, Sabtu (24/9) di Grha Sabha Pramana. Dalam acara yang menjadi bagian dari penyelenggaraan UGM Expo 2016 ini, Ganjar mengisahkan pengalaman dan kegelisahan yang ia rasakan selama ia menjabat  sebagai gubernur.

“Selama 3 tahun jadi gubernur saya mendapat banyak kerepotan. Banyak yang datang sama saya bawa masalah, protes ini itu. Tapi saya ya harus dengar mereka,” ujarnya.

Pengalaman sebagai gubernur, ia mengisahkan, membuatnya peka melihat berbagai masalah yang ada baik di tengah masyarakat maupun di dalam lembaga pemerintahan. Kebanyakan dari permasalahan yang ia temui adalah persoalan-persoalan lama misalnya terkait isu pangan, kedaulatan energi, atau kinerja aparatur pemerintah, tapi belum ada solusi yang bisa benar-benar mengatasinya. Karena itu, diperlukan inovasi teknologi atau sistem baru yang bisa menjawab tantangan yang ada, salah satunya melalui penelitian di perguruan tinggi.

“Kami butuh hasil riset dari perguruan tinggi untuk bisa diaplikasikan. Siapa yang bisa temukan metodologi yang berhasil, serahkan sama saya. Siapa yang punya teknologi tapi tidak pernah dipakai, sini kami akan pakai,” paparnya.

Ia menyayangkan banyaknya hasil penelitian yang belum dimanfaatkan karena tidak dilakukan hilirisasi ke industri atau karena terkendala urusan administratif saat mengurus perizinan. Ia pun menyatakan komitmennya untuk mendukung para akademisi dalam mengembangkan hasil risetnya.

“Seperti Bu Rektor yang menemukan alat early warning system, itu sudah diakui di mana-mana kecuali di Indonesia. Karena itu saya langsung usulkan supaya bisa dipasang di mana-mana, supaya itu bisa jadi solusi untuk bencana yang ada di Indonesia,” ujar Ganjar.

Karena itu, ia mendorong para mahasiswa untuk dapat terus mengembangkan riset-riset yang dapat menghadirkan solusi-solusi baru bagi persoalan yang ada, tanpa merasa takut akan pendapat-pendapat yang meragukan ide-ide kita tersebut.

“Misalnya kita mau bikin pembangkit listrik dari nuklir tapi orang bilang nggak boleh nanti ini nanti itu. Semua dibilang tidak boleh akhirnya kita tidak melakukan apapun. Kita sering kali dilemahkan bukan dengan militer, tapi dengan ideologi yang “jangan-jangan” terus akhirnya kita nggak punya apa-apa,” ucapnya.

Ia pun menekankan pentingnya peran perguruan tinggi, termasuk, UGM, sebagai pelopor dalam mengembangkan inovasi baik di bidang teknologi maupun di bidang sosial dan budaya. Dengan keterkaitan antara akademisi, pebisnis, dan pemerintah, diharapkan dapat tercipta inovasi-inovasi yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

“Hari ini PR kita satu, yaitu kemandirian ekonomi. Kita perlu melakukan hilirisasi riset-riset berkualitas tinggi dan teknologi yang mumpuni, dan ini hanya bisa keluar dari universitas yang besar, salah satunya adalah UGM. Saatnya adalah sekarang, tidak bisa ditunda lagi,” pungkasnya. (Humas UGM/Gloria; Foto: Firsto)


ShareDigg thisShare on FacebookShare on Google+Share on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponTweet about this on Twitter

« Older Entries